PENGARUH PERGERAKAN ZONA KONVERGEN DI EQUATORIAL PASIFIK BARAT TERHADAP JUMLAH TANGKAPAN SKIPJACK TUNA (KATSUWONUS PELAMIS) PERAIRAN UTARA PAPUA-MALUKU

Advertisement

Download Skripsi Ilmu Kelautan Terbaru PENGARUH PERGERAKAN ZONA KONVERGEN DI EQUATORIAL PASIFIK BARAT TERHADAP JUMLAH TANGKAPAN SKIPJACK TUNA (KATSUWONUS PELAMIS) PERAIRAN UTARA PAPUA-MALUKU – SkripsiPDF.com.

Rintaka, Wingking E. (2017) PENGARUH PERGERAKAN ZONA KONVERGEN DI EQUATORIAL PASIFIK BARAT TERHADAP JUMLAH TANGKAPAN SKIPJACK TUNA (KATSUWONUS PELAMIS) PERAIRAN UTARA PAPUA-MALUKU. In: Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan ke-VI. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP, pp. 584-593. ISBN 2339-0883

[img]

Preview

PDF – Published Version
5Mb

Abstract

Perairan utara Papua-Maluku berhubungan langsung dengan Samudera Pasifik yang
merupakan salah satu daerah tangkapan Skipjack tuna (Katsuwonus pelamis). Skipjack
tuna memberikan kontribusi 70% dari jumlah tangkapan ikan di Samudera Pasifik
terdistribusi diatas lapisan mixer layer yang melewati daerah equator. Tangkapan Skipjack
tuna terlihat di daerah konvergen Equatorial Pasifik Barat yang dicirikan oleh adanya front
salinitas, suhu hangat di isotherm 28,5 yang kaya nutrien. Tujuan dilakukan penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh zona konvergensi equatorial Pasifik barat terhadap
jumlah tangkapan Skipjack tuna di perairan utara Papua-Maluku. Data yang digunakan
berupa data distribusi vertikal suhu dari data TAO (Tropical Atmosphere Ocean) komposit
bulanan Januari 2000 – Desember 2013 dan data tangkapan dari Pelabuhan Perikanan
Bitung dan Ternate Januari – Desember 2013. Hasil penelitian menunjukkan Hasil
penelitian menunjukkan kolam air hangat bergerak kearah barat 159 BT (mendekati
perairan Indonesia) selama bulan Februari-Maret, diikuti peningkatan jumlah tangkapan
Skipjack tuna di perairan utara Papua-Maluku. Sebaliknya pada saat kolom air hangat
bergerak kearah timur 166 BT (menjauhi perairan Indonesia) selama periode Mei-Juni
diikuti penurunan jumlah tangkapan Skipjack tuna di perairan utara Papua-Maluku.
Kesimpulan penelitian ini adalah pergerakan zona konvergensi equatorial Pasifik barat
isotherem 28,5 mempengaruhi jumlah tangkapan Skipjack tuna di perairan utara Papua-
Maluku, pada saat zona konvergensi bergerak ke barat (mendekati perairan Indonesia)
akan meningkatkan jumlah tangkapan Skipjack tuna di perairan Indonesia timur.

Repository Staff Only: item control page

Demikian informasi Download Skripsi Ilmu Kelautan Terbaru PENGARUH PERGERAKAN ZONA KONVERGEN DI EQUATORIAL PASIFIK BARAT TERHADAP JUMLAH TANGKAPAN SKIPJACK TUNA (KATSUWONUS PELAMIS) PERAIRAN UTARA PAPUA-MALUKU semoga dapat menambah khazanah Skripsi Ilmu Kelautan Terbaru PENGARUH PERGERAKAN ZONA KONVERGEN DI EQUATORIAL PASIFIK BARAT TERHADAP JUMLAH TANGKAPAN SKIPJACK TUNA (KATSUWONUS PELAMIS) PERAIRAN UTARA PAPUA-MALUKU

Klik untuk download Download Skripsi Ilmu Kelautan Terbaru PENGARUH PERGERAKAN ZONA KONVERGEN DI EQUATORIAL PASIFIK BARAT TERHADAP JUMLAH TANGKAPAN SKIPJACK TUNA (KATSUWONUS PELAMIS) PERAIRAN UTARA PAPUA-MALUKU

Advertisement
PENGARUH PERGERAKAN ZONA KONVERGEN DI EQUATORIAL PASIFIK BARAT TERHADAP JUMLAH TANGKAPAN SKIPJACK TUNA (KATSUWONUS PELAMIS) PERAIRAN UTARA PAPUA-MALUKU | raseco | 4.5