Skripsi Administrasi Bisnis: pembuatan rencana strategis untuk pengembangan instalasi laboratorium klinik RSU Pindad Bandung

Advertisement

Dalam proyek akhir ini pembahasan difokuskan dalam pembuatan rencana

strategis untuk pengembangan instalasi laboratorium klinik RSU Pindad Bandung. Saat

ini instalasi laboratorium klinik hanyalah bagian dari rumah sakit dan belum menjadi

suatu unit bisnis strategis rumah sakit. Kondisi ini disebabkan oleh faktor-faktor berikut

ini; pemasaran pelayanan laboratorium kurang, dana investasi alat laboratorium yang

minim, tenaga analis dan dokter spesialis patologi klinik kurang serta kualitas dan

kuantitas alat yang kurang.

 

 

 

Pemasaran akan pelayanan laboratorium kepada masyarakat masih kurang.

Kondisi ini disebabkan oleh dana promosi yang minim, kurangnya personel pemasaran

dan belum adanya konsep pemasaran laboratorium.

 

 

 

Keterbatasan dana untuk membentuk sebuah unit bisnis yang mandiri juga

menjadi kendala bagi rumah sakit. Bahkan untuk pembelian alat laboratorium baru rumah

sakit menghadapi kesulitan untuk pembiayaannya. Kondisi ini disebabkan oleh

keuntungan rumah sakit yang tidak mencukupi untuk investasi alat, dana yang ada

dialokasikan untuk kebutuhan lain dan keuangan yang diatur oleh pusat.

 

 

 

Tenaga analis laboratorium dan dokter spesialis patologi klinik yang belum

mencapai standar departemen kesehatan. Hal ini terjadi karena tidak adanya rekrutmen

karyawan baru berdasarkan kebijakan pusat PT. CMP, analis laboratorium atau dokter

spesialis patologi klinik yang ada memutuskan pindah kerja ke tempat lain dan dokter

spesialis patologi klinik yang ada merupakan karyawan paruh waktu sehingga tidak dapat

fokus dalam pengelolaan laboratorium.

 

 

 

Alat laboratorium yang ada jumlahnya masih belum memenuhi standar

Departemen Kesehatan dan kualitas beberapa alat laboratorium sudah jauh menurun.

Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan alat-alat, alat laboratorium yang ada sudah

ketinggalan jaman dan tidak adanya penggantian dengan alat baru dikarenakan tidak ada

dana. Alat laboratorium disini adalah alat pemeriksaan darah, kimia klinik atau serologi

imunologi otomatis.

BAB III

 

SOLUSI BISNIS

 

 

 

3.1 Alternatif Strategi Berbasis Matrik TOWS

 

 

 

Analisa SWOT digunakan untuk menilai situasi yang terjadi baik situasi

lingkungan sosial dan industri dan juga situasi internal RSU Pindad dan instalasi

laboratorium. SWOT juga dapat digunakan untuk menghasilkan beberapa alternatif

strategi. Matrik TOWS menjabarkan bagaimana kekuatan dan kelemahan instalasi

laboratorium RSU Pindad dalam menghadapi peluang dan ancaman sehingga

menghasilkan empat macam alternatif strategi.

 

 

 

Pada kolom Opportunity matrik TOWS dimasukkan peluang-peluang saat ini dan

atau masa depan berdasarkan tabel EFAS. Kemudian pada kolom Threat dimasukkan

ancaman-ancaman saat ini dan atau masa depan yang mungkin dihadapi berdasarkan

tabel EFAS. Pada kolom Strength dimasukkan kekuatan-kekuatan saat ini atau masa

depan berdasarkan tabel IFAS. Kemudian pada kolom Weakness dimasukkan kelemahan-

kelemahan saat ini dan atau masa depan menurut tabel IFAS. Pada tahap akhir akan

dihasilkan empat strategi yang merupakan kombinasi dari empat faktor kekuatan,

kelemahan, peluang dan ancaman.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

38

 

 

 

 

 

 

 

 

Pada tabel SFAS ini terdapat empat strategi yaitu SO strategy, WO strategy, ST

strategy dan WT strategy.

 

 

 

Tabel 3.1 Threat Opportunity Weakness Strength (TOWS) Matrix

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Penulis, 2007

 

 

 

 

 

 

 

 

39

STRENGTH

1. Sudah memiliki pasar sendiri yaitu

karyawan Pindad

2. Nama PT. Pindad sebagai jaminan

kepercayaan mitra usaha

3. Pengalaman belasan tahun dalam

pelayanan laboratorium

4. Memiliki tenaga analis tetap

5. Memiliki jaringan dokter spesialis

WEAKNESS

1.  Kunjungan pasien eksternal RS

sedikit

2.  Alat laboratorium kurang lengkap

dan jumlahnya kurang

3.  Dana investasi alat laboratorium

minim

4.  Analis lab jumlah kurang

5.  Belum memiliki tenaga dokter

spesialis patologi klinik tetap dan

jumlahnya kurang

OPPORTUNITY

1.  Kesadaran masyarakat

akan kebutuhan

kesehatan baik

2.  Adanya pihak ketiga

yang bersedia dalam

pengadaan kerja sama

alat lab

3.  Banyaknya perusahaan

di sekitar rumah sakit

4.  Tenaga lulusan analis

lab cukup banyak

5.  Tenaga lulusan dokter

spesialis cukup banyak

SO Strategy

1. Memanfaatkan karyawan Pindad

sebagai tenaga pemasar RS (S1,O1)

2. Kerjasama RS Pindad dan pihak

pemasok dalam pengadaan alat lab

(S2, O2)

3. Menjalin kerjasama Medical Check

Up karyawan perusahaan (S3, O3)

4. Peluang magang untuk lulusan analis

lab (S4, O4)

5. Memberi imbal balik kepada dokter

yang merujuk pasiennya ke RS (S5,

O5)

WO Strategy

1.  Meraih pasien eksternal dengan

sistem community development

(W1, O1)

2.  Melengkapi alat lab melalui sistem

KSO dengan pemasok (W2, O2)

3.  Menjalin aliansi strategis dgn

pemasok, lab lain & RS lain dalam

pemenuhan sarana (W3, O2)

4.  merekrut tenaga kontrak analis lab

(W4, O4)

5.  merekrut dokter baru dan

mengangkat dokter spesialis

patologi klinik kontrak menjadi

dokter tetap (W5, O5)

THREAT

1.   Munculnya rumah sakit

baru di Bandung

2.   Keputusan Dirjen

Yanmed yang

melarang investasi

hanya di sebagian unit

RS saja

3.   RS/ lab klinik dengan

alat dan fasilitas

lengkap

4.   RS baru memerlukan

tenaga lab

berpengalaman

5.   Permenkes mengenai

pembatasan tempat

praktik dokter

ST Strategy

1. Retensi captive market (karyawan

Pindad) dengan terlibat sebagai RS

provider asuransi karyawan (S1, T1)

2. Mendapatkan mitra RS untuk

meningkatkan sarana & fasilitas (S2,

T2)

3. Meningkatkan kesejahteraan tenaga

analis lab tetap dan dokter untuk

retensi karyawan (S4, S5, T4)

4. Memberikan nilai tambah lebih

kepada dokter spesialis yang memilih

RS Pindad sebagai salahsatu tempat

praktiknya (S5, T5)

WT Strategy

1.  Memperjelas positioning RS

terhadap pasien eksternal (W1,

T1)

2.  Melakukan sewa alat atau KSO

dengan pemasok (W2, W3, T2)

3. Bekerja sama dengan RS / Lab

sekitar dalam penggunaan alat lab

(W2, W3, T3)

4. Mengangkat analis lab kontrak

sebagai tenaga tetap (S4, T4)

5. Mencari lulusan dokter spesialis

patologi klinik langsung ke pusat

pendidikan (W5, T5)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.1.1 Strategi Kekuatan-Peluang

 

 

 

Pada dasarnya strategi kekuatan-peluang adalah bagaimana sebuah perusahaan

atau unit bisnis dalam menggunakan kekuatannya untuk meraih sebuah peluang. Seorang

ahli strategi perang dari China, Sun Tzu mengatakan sbb:

 

Generally, he who occupies the field of the battle first and awaits his enemy is at

ease; he who comes later to the scene and rushes into the fight is weary.

And therefore those skilled in war bring the enemy to the field of battle and are

not brought there by him. (Griffith, S.B, 2005: 145)

 

 

Penafsirannya adalah suatu unit bisnis yang menyadari kekuatan dan

kelemahannya dan melakukan persiapan sebaik-baiknya untuk menghadapi persaingan

maka dia akan memenangkan persaingan itu sedangkan apabila tidak mempersiapkan

sebaik-baiknya maka dia sudah kalah sebelum bertarung.

 

 

 

SO strategy atau strategi kekuatan-peluang pada instalasi laboratorium RSU

Pindad mencakup hal-hal berikut ini:

 

  1. Memanfaatkan karyawan Pindad sebagai tenaga pemasar RS (S1,O1)

 

  1. Kerjasama RS Pindad dan pihak pemasok dalam pengadaan alat lab (S2, O2)

 

  1. Menjalin kerjasama Medical Check Up karyawan perusahaan (S3, O3)

 

  1. Peluang magang untuk lulusan analis lab (S4, O4)
  2. Memberi imbal balik kepada dokter yang merujuk pasiennya ke RS (S5, O5)

 

 

 

Kekuatan instalasi laboratorium klinik yang telah memiliki pasar sendiri (captive

market) karyawan PT Pindad dan CMP dan adanya peluang masyarakat semakin sadar

kesehatan maka RS harus memanfaatkan karyawan Pindad & CMP untuk memasarkan

pelayanan kesehatan RS kepada masyarakat luas.

 

 

 

Kekuatan instalasi laboratorium klinik adalah nama PT. Pindad sebagai jaminan

kepercayaan mitra usaha dan adanya peluang dari pihak pemasok alat laboratorium yang

 

 

 

40

 

 

 

 

 

 

 

 

bersedia dalam kerjasama pengadaan alat laboratorium maka RSU Pindad harus

memanfaatkan kerjasama dengan pihak pemasok dalam pengadaan alat laboratorium

tersebut.

 

 

 

Kekuatan instalasi laboratorium klinik yang telah berpengalaman belasan tahun

dalam pelayanan laboratorium dan adanya peluang banyaknya perusahaan di sekitar

rumah sakit maka RSU Pindad harus menjalin kerjasama untuk Medical Check Up

karyawan perusahaan.

 

 

 

Kekuatan instalasi laboratorium klinik yang telah memiliki tenaga analis tetap dan

adanya peluang jumlah lulusan analis laboratorium cukup banyak maka RS harus

memanfaatkan lulusan analis tersebut untuk magang di laboratorium klinik sebagai upaya

mengatasi kekurangan tenaga.

 

 

 

Kekuatan instalasi laboratorium klinik yang memiliki jaringan dokter spesialis

berjumlah 32 orang dan adanya peluang cukup banyaknya lulusan dokter spesialis maka

rumah sakit dapat merekrut dokter baru atau memberi imbal balik pada dokter yang

merujuk pasiennya untuk dirawat atau menjalani pemeriksaan laboratorium ke RSU

Pindad.

 

Download Skripsi Administrasi Bisnis: pembuatan rencana strategis untuk pengembangan instalasi laboratorium klinik RSU Pindad Bandung

Advertisement
Skripsi Administrasi Bisnis: pembuatan rencana strategis untuk pengembangan instalasi laboratorium klinik RSU Pindad Bandung | raseco | 4.5